Wisata Danau Kelimutu Flores, Wisata Danau 3 Warna

  • June 7, 2020

wisata danau kelimutu flores memiliki segudang cerita mistis dan juga memiliki sisi pemandangan yang sangat apik dan menakjubkan.

Tak afdhol rasanya jika berlibur di Pulau Flores NTT sebelum mengunjungi wisata alam yang satu ini. Wisata Danau Kelimutu Flores namanya. Danau Kelimutu terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, yakni sebuah danau kawah tepatnya berada Gunung Kelimutu yang ada di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores. Gunung ini merupakan salah satu gunung berapi di Flores. Danau yang juga dikenal dengan Danau Tiga Warna karena terdapat tiga warna air yang berbeda seperti merah, biru dan putih ini terletak di ketinggian 1.631 meter dari permukaan tanah. Penasaran dengan Danau Kelimutu ini ? Maka simak ulasan ini hingga selesai.

Wisata Danau Kelimutu Flores

Pada awalnya Kelimutu adalah gabungan dari kata keli yang artinya gunung dan kata mutu yang artinya mendidih. Masyarakat setempat memiliki kepercayaan tentang misteri danau Kelimutu bahwa warna-warna air danau tersebut masing-masing memiliki arti yang berbeda dan terdapat kekuatan alam yang bersifat dahsyat. Danau Kelimutu yang juga disebut Tiwu Kelimutu memiliki tiga bagian yang sesuai dengan warna dalam danau tersebut. Tiwu Nuwa Muri Koo Fai atau danau biru merupakan tempat untuk berkumpul jiwa muda yang sudah meninggal, Tiwu Ata Polo atau warna merah merupakan tempat berkumpul jiwa orang meninggal dan selalu berbuat jahat selama hidupnya, serta Tiwu Ata Mbupu yakni warna putih yang merupakan tempat untuk berkumpul jiwa orang tua yang sudah meninggal.

Setiap danau memiliki kedalaman dan luas daerah yang berbeda di masing-masing bagiannya. Kedalaman Danau Kelimutu bagian Tiwu Ata Polo memiliki luas daerah sebesar 4 Ha yang memiliki kedalaman 64 meter, kemudian Tiwu Ata Mbupu berukuran 4,5 Ha yang memiliki kedalaman 67 meter, dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai memiliki luas 5,5 ha dan berkedalaman 125 meter. Secara administratif, lokasi Danau Kelimutu berada di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Detsuko, Kecamatan Ndona dan Kecamatan Wolowar yang merupakan di bawah naungan Kabupaten Dati II Ende, propinsi Nusa Tenggara Timur.

Sejarah Danau Kelimutu awalnya daerah ini ditemukan seorang warga Belanda tahun 1915 yang bernama Van Such Telen. Keindahan danau ini dikenal luas setelah seseorang bernama Y. Bouman melukiskan ke dalam tulisannya, yang pada waktu itu tahun 1929. Sejak saat itulah banyak wisatawan asing yang mendatangi untuk menikmati danau yang dikenal angker oleh masyarakat sekitar. Keindahan tersebut tidak hanya didatangi pecinta keindahan alam saja, tetapi peneliti juga ingin mengetahui kejadian alam langka itu.

Danau Kelimutu terletak di puncak Gunung Kelimutu dan termasuk dalam deretan Taman Nasional Kelimutu. Danau ini juga memiliki tiga kubangan yang berukuran raksasa, yang masing-masing kubangan itu memiliki warna air yang berubah. Danau Kelimutu berubah warna setiap tahunnya, dan air yang ada di salah satu kubangan tersebut berwarna merah dan bisa berubah warna menjadi hijau tua dan merah hati, kemudian warna hijau tua menjadi hijau muda dan kubangan terakhir warna coklat kehitaman berubah menjadi warna biru langit.

Gunung Kelimutu merupakan salah satu gunung yang tumbuh dalam kaldera Sokonia atau disebut juga Tubbus. Kelimutu tumbuh bersama dua gunung lainnya yakni gunung kelido dan gunung kelibara. Ketiga gunung ini membangun kompeks secara bersambungan, tetapi gunung kelibara tidak ikut karena gunung ini terpisah oleh lembah yang berasa dari kadera sokonia. Dan gunung kelimutu ini menjadi kerucut tertua dan masih beraktifitas vulkanologi hingga saat ini. Gunung kelimutu meletus secara dahsyat tahun 1830 mengeluarkan lava hitam watukali dan meletus lagi tahun 1869-1870 yang disertai dengan aliran lahar yang membuat suasana menjadi gelap gulita disekitarnya dikarenakan hujan abu dan lontaran batu. Itulah sekelumit hal tentang wisata Danau Kelimutu Flores, semoga bermanfaat.

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*